MAAF KARENA KU TERLALU MENYAYANGIMU

 Mengajar dan mendidik bagiku adalah seperti merawat dan mengajarkan balita untuk bisa dapat berjalan sesuai usianya. terkadang aku harus menahan rasa sakit pedih di hati ketika melihat kau terjatuh. Apalagi ketika melihat kau menangis karena rasa sakit akibat terjatuh atau terluka ketika belajar berjalan. Ibu juga menahan sakit yang sama nak walau itu berupa perasaan. Ibu hanya mau kalian bisa berjalan nantinya bahkan berlari kemanapun kalian mau. Karena dunia begitu indah dan menakjubkan ubtu bisa dikunjungi dan dinikmati mulai dari pemandangannya, udara, rasa air pegunungan yang sejuk dan tempat lainnya yang amazing. Ibu hanya ingin kalian nantinya bisa mandiri menjelajahi dunia ini dengan kemampuan kalian.

begitu pula dalam aku mendidik kalian. Aku harus kuat menerima ratapan akan kemalasan atau keterbatasan apapun yang kalian rasakan. Lawan perasaan keterbatasan kalian karena kita adalah makhluk Tuhan yang sempurna yang diciptakan. Dengan adanya akal, keimanan, jiwa dan raga yang kuat maka segala keterbatasan itu akan bisa kita hancurkan menjadi sesuatu yang sanga t mungkin dan mudah. 

Ibu harus menyiapkan dirimu untuk bisa hidup dan bertahan di jamanmu nak. Ibu juga harus terus belajar agar bisa mengikuti dan menyiapkan bekalmu kelak. Kita tidak sendiri  dalam kesulitan dan keterbatasan. Mari kita bersama-sama bergotong royong. Satukan tekad, kuatkan semangat dalam doa dan usaha untuk terus berusaha dan maju menuju kesuksesan bersama di dunia dan akhirat.

Maafkan jika aku terlalu menyayangimu.  Samarinda, Markisa, 22 Februari 2021. 11.15 WITA

Related

pembelajaran 419422811221450069

Post a Comment

emo-but-icon

Follow us !

Blogger news

Trending

item